Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, berhasil mencatatkan prestasi gemilang di Malaysia Open 2026 dengan mengalahkan pasangan dari Chinese Taipei, Chen Zhi Ray dan Lin Yu Chieh. Pertandingan yang berlangsung di Stadium Axiata Arena pada 8 Januari ini menunjukkan performa mengesankan dari Fajar/Fikri yang menang dengan skor identik 21-19 di kedua game.
Sejak awal, Fajar dan Fikri menunjukkan dominasi mereka dalam permainan. Mereka membuka skor dengan baik, memimpin pada angka 8-3 dan 11-6 sebelum mencapai interval, menggambarkan ketenangan dan strategi yang matang.
Namun, meski sempat tertekan, Chen dan Lin tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil memperkecil jarak skor menjadi 13-14 dan bahkan berbalik unggul 19-18. Namun, Fajar dan Fikri menunjukkan mental yang kuat dan berhasil meraih tiga poin beruntun, mengamankan game pertama untuk mereka.
Performa Konsisten Fajar dan Fikri di Game Kedua
Di game kedua, situasi semakin menegangkan ketika Fajar/Fikri awalnya tertinggal 2-6. Namun, keduanya segera beradaptasi dan berusaha bangkit, mengejar ketertinggalan hingga memimpin 8-6 dan 11-8.
Pasangan dari Chinese Taipei tersebut tidak tinggal diam, mereka kembali membuat skor imbang 13-13 dan 18-18, menunjukkan daya juang yang tinggi. Melalui pertahanan yang solid dan keberanian, Fajar dan Fikri akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.
“Setiap pertandingan selalu ada tantangan, dan kami sudah memberikan yang terbaik.” ungkap Fajar setelah pertandingan, disetujui oleh Fikri yang menambahkan bahwa lawan mereka kali ini bermain sangat baik dan menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pertemuan sebelumnya.
Pembelajaran Dari Pertandingan Sebelumnya dan Taktik yang Digunakan
Fikri juga mencatat bahwa gaya permainan Chen/Lin nampak berbeda dibandingkan tahun lalu saat mereka bertemu di Australia Open. “Mereka menunjukkan semangat yang luar biasa, berusaha mengejar meskipun tertinggal,” katanya.
Kemenangan kali ini menjadi penting untuk membangun mental dan strategi mereka ke pertandingan selanjutnya. Dalam perempat final, Fajar dan Fikri dijadwalkan berhadapan dengan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, yang tentunya akan menjadi ujian berat bagi mereka.
Kedua pasangan sebelumnya sudah bertemu dua kali, dengan masing-masing one win. Hal ini menambah ketegangan menjelang pertandingan selanjutnya, mengingat pertemuan terakhir di BWF World Tour Finals menunjukkan kekalahan bagi Fajar dan Fikri.
Persiapan Menuju Pertandingan Perempat Final dan Harapan
Fajar mengakui bahwa lawan mereka di babak perempat final tidak akan mudah. “Pasangan India memiliki kemampuan speed dan power yang luar biasa,” ungkapnya. Kesiapan mental dan fisik menjadi kunci untuk dapat bersaing di level tinggi ini.
Setelah kekalahan sebelumnya, Fajar dan Fikri bertekad untuk memperbaiki kesalahan dan menunjukkan performa terbaik di laga mendatang. “Kami berusaha keras untuk membalas kekalahan dan berharap dapat bermain dengan baik,” katanya optimis.
Dengan stamina yang menguras hari ini, mereka harus menjaga kondisi fisik. Recovery yang baik menjadi prioritas sebelum menghadapi tantangan selanjutnya, dan keduanya yakin bisa melakukannya.
